Bandar Lampung, Desember 2025 — Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra,
termasuk abrasi pesisir dan banjir rob di Lampung Timur, kembali mengingatkan
akan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan serta memperkuat ketahanan
masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen keberlanjutan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira
Finance) bersama entitas dalam Grup MUFG melaksanakan
penanaman 2.000 pohon
berakar kuat di kawasan Taman Nasional Way Kambas.
Jenis pohon berakar kuat yang ditanam meliputi laban, rotan,
durian, alpukat, meranti, salam, dan
berasan. Tanaman-tanaman ini dipilih karena memiliki
peran strategis dalam memperkuat struktur tanah, meningkatkan daya serap air,
serta menjaga keseimbangan ekosistem darat sebagai penyangga kawasan
konservasi.
Selain menghadirkan inisiatif pemulihan lingkungan, Adira Finance
juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah
Sumatra, sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan lingkungan yang dilakukan secara menyeluruh.
Awal Diyananda selaku Head of HCGA Share Service Adira Finance menyampaikan bahwa
aksi ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan
masyarakat. “Bencana hidrometeorologi yang semakin sering
terjadi di Sumatra menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan berdampak langsung
pada kehidupan masyarakat. Penanaman 2.000 pohon berakar kuat ini merupakan
upaya jangka panjang untuk memperkuat ekosistem dan menjaga ruang hidup
masyarakat di sekitarnya.” ujarnya.
Sebagai
simbol sinergi dan peringatan perjalanan 35 tahun Adira Finance, perusahaan
juga menyerahkan hibah 35 bibit pohon endemik kepada masing-masing entitas MUFG
Group sebagai komitmen kolektif untuk menghadirkan perubahan berkelanjutan.
Taman
Nasional Way Kambas merupakan kawasan konservasi penting yang menghadapi
tekanan akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Berkurangnya vegetasi
penyangga di sejumlah titik
berkontribusi pada meningkatnya risiko banjir dan penurunan kualitas habitat
satwa liar.
Penanaman pohon berakar kuat menjadi
intervensi strategis untuk memulihkan kawasan tersebut. Akar yang dalam dan
kokoh membantu menahan erosi, memperkuat struktur tanah, serta meningkatkan daya serap air, sehingga mengurangi risiko banjir. Vegetasi ini juga berperan penting
dalam menjaga kualitas lingkungan dan mendukung keberlangsungan berbagai satwa
liar, termasuk gajah sumatra dan spesies endemik lainnya.
Selain itu, pohon berakar kuat juga berkontribusi dalam penyerapan
karbon dan mitigasi perubahan iklim, sehingga
mendukung upaya jangka panjang pemulihan ekosistem Way Kambas sebagai kawasan
prioritas konservasi dan ekowisata berkelanjutan.
Kegiatan penanaman
pohon ini merupakan bagian dari program keberlanjutan Adira Finance yaitu Sayang Bumiku, yang telah berjalan sejak tahun 2020 dan
berfokus pada pengurangan emisi serta mitigasi dampak lingkungan.
Sepanjang
tahun 2025, program Sayang Bumiku telah menanam lebih dari 3.000 pohon di hutan pesisir,
area konservasi, dan wilayah prioritas lainnya. Selain penanaman pohon, program ini meliputi berbagai inisiatif
untuk mendorong pengurangan emisi karbon melalui:
● Pemasangan panel surya pada sejumlah kantor cabang
● Pengujian emisi kendaraan untuk
masyarakat
● Pembelian Renewable Energy
Certificate (REC)
● Pembelian carbon credit
/ carbon offset
● Pengembangan SPKLU (Stasiun Pengisian
Kendaraan Listrik Umum)
● Kolaborasi lintas entitas bersama
MUFG Bank, Bank Danamon, Zurich
Indonesia, dan Home Credit
Indonesia
Pada tahun 2025, total pendanaan yang dialokasikan Adira
Finance untuk program Sayang Bumiku mencapai lebih dari Rp500 juta.
Selain pemulihan lingkungan, Adira Finance juga menyalurkan
bantuan kemanusiaan dengan total nilai Rp850 juta bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra. Bantuan ini
disalurkan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.
Dari total bantuan tersebut, Rp750 juta
dialokasikan untuk Provinsi Aceh bekerja sama dengan Zurich dan
Increso, sementara Rp100 juta disalurkan untuk
Provinsi Sumatera Barat melalui kolaborasi dengan BAZNAS
Republik Indonesia (BAZNAS-RI).
Keterlibatan karyawan
Adira Finance menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program keberlanjutan dan kemanusiaan perusahaan. Dalam kegiatan penanaman 2.000 pohon berakar
kuat di Way Kambas, karyawan terlibat langsung sebagai
relawan dalam proses penanaman serta edukasi lingkungan kepada masyarakat
sekitar.
Peran aktif karyawan juga terlihat dalam penyaluran bantuan kemanusiaan
Rp850 juta melalui jaringan kantor cabang, memastikan bantuan tersalurkan
secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan.
Komitmen internal ini tercermin dari diraihnya Stellar
Workplace Recognition in Employee Commitment 2025,
sebagai pengakuan atas kuatnya semangat kolaborasi dan kepedulian karyawan
dalam mendukung berbagai inisiatif perusahaan.
Kolaborasi Adira Finance dengan MUFG Group menjadi pilar
penting dalam memperkuat implementasi program keberlanjutan yang memberikan
manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
“Keberlanjutan bagi kami bukan hanya komitmen bisnis, tetapi juga wujud
tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. Dengan semangat Langkah Baru
Bersama Sahabat, kami bersama seluruh entitas grup MUFG terus mendorong berbagai
inisiatif lingkungan dan bantuan
kemanusiaan yang memberikan dampak positif secara berkelanjutan.” tutup Awal.



