Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

0
55

Jakarta, 27 Maret 2026 – Di tengah lanskap digital yang semakin kompetitif, strategi pendekatan brand dalam menjangkau audiens terus berkembang. Jika sebelumnya brand berfokus untuk meningkatkan eksposur dan kampanye yang bersifat satu arah, kini banyak brand yang mulai membangun komunitas secara aktif. Melalui komunitas, brand dapat menciptakan keterikatan emosional, mengembangkan percakapan dua arah, serta menghadirkan interaksi yang lebih relevan dan berkelanjutan dengan audiensnya. Pendekatan inilah yang menjadi fondasi kerja sama perusahaan penyedia layanan customer experience dan bisnis digital, transcosmos Indonesia (TCID) dengan salah satu perusahaan FMCG terbesar di Indonesia dalam membangun sebuah platform digital kuliner yang lengkap dengan ekosistem komunitas untuk para pecinta kuliner dan resep masakan.

Sebagai partner strategis digital perusahaan FMCG tersebut, TCID berperan dalam merancang dan menjalankan strategi community engagement berbasis data yang mengintegrasikan teknologi Customer Data Platform (CDP) dan Customer Engagement Platform (CEP). Melalui pendekatan ini, platform digital kuliner dari perusahaan FMCG ini tidak hanya menyediakan konten resep bersifat satu arah, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi yang dinamis dan mendorong partisipasi aktif bagi para penggunanya.

Mengutip laporan “State of the CDP 2024” lalu, sekitar 91% pengguna CDP menilai teknologi ini penting dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang relevan berbasis data secara real-time, sementara 79% perusahaan berhasil mencapai ROI dalam waktu kurang dari 12 bulan setelah implementasi CDP.

Vice President Director transcosmos Indonesia, Ardi Sudarto menyampaikan, “Di era digital saat ini, komunitas bukan lagi sekadar audiens, tetapi telah menjadi bagian penting dari pertumbuhan brand. Komunitas yang dikelola dengan pendekatan community engagement yang tepat dapat berkembang menjadi ekosistem yang memberikan nilai nyata bagi brand maupun anggotanya.”

Dalam membangun ekosistem komunitas di platform kuliner digital, CDP dan CEP membantu TCID memahami perilaku serta preferensi anggota yang telah bergabung. Teknologi Customer Data Platform (CDP) memungkinkan pengumpulan dan integrasi data anggota dari berbagai sumber, yang kemudian diolah untuk mengidentifikasi preferensi, pola interaksi, hingga minat spesifik tiap anggota. Selanjutnya, melalui Customer Engagement Platform (CEP), data tersebut dimanfaatkan untuk merancang strategi komunikasi dan aktivitas engagement yang lebih relevan dan personal, mulai dari penyajian konten yang dipersonalisasi hingga pengelolaan kampanye yang lebih terarah.

Implementasi teknologi ini sangat efektif dalam pengembangan ekosistem komunitas yang fokus pada kontribusi anggota komunitas dalam pembuatan konten. Melalui berbagai kampanye tematik berbasis user-generated content (UGC), anggota didorong untuk membagikan kreasi resep mereka sebagai bagian dari interaksi di dalam platform. Sepanjang kuartal ketiga tahun lalu, tercatat peningkatan konten resep yang diunggah oleh member sebesar 45% jika dibandingkan pada periode sebelumnya. Kontribusi ini tidak hanya memperkaya konten, tetapi juga memperkuat keterikatan anggota komunitas terhadap platform.

Selain itu, TCID juga menambahkan fitur dalam platform digital tersebut untuk anggota komunitas berupa kanal informasi yang melibatkan ahli gizi profesional. Melalui fitur ini, anggota dapat memperoleh edukasi terkait komposisi makanan, nutrisi, hingga pola hidup sehat yang disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan individu. Pendekatan ini menghadirkan pengalaman yang lebih relevan bagi semua anggota.

Tidak hanya melalui aktivitas digital, strategi community engagement ini juga diperluas melalui berbagai kegiatan offline di beberapa kota di Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi kelas memasak dan sesi berbagi inspirasi kuliner yang melibatkan member komunitas secara langsung. Hal ini tidak hanya memperkuat koneksi antar member, tetapi juga menghadirkan pengalaman komunitas yang lebih nyata.

Pendekatan community engagement yang terintegrasi ini berkontribusi pada pertumbuhan platform secara keseluruhan. Jumlah member baru di Q3 tahun 2025 lalu tercatat meningkat hingga 149%. Aktivitas digital platform juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan website traffic sebesar 31% dan hampir 10% returning visitors. Di sisi aplikasi, tercatat Monthly Active Member (MAM) rate yang stabil di 77%, mencerminkan tingkat keterlibatan anggota yang berkelanjutan, mencerminkan keterlibatan audiens yang berkelanjutan.

Selain fokus pada engagement, TCID juga mengakomodasi kebutuhan brand dalam memperhatikan aspek loyalitas pelanggannya. Hal ini diwujudkan melalui program loyalty point sebagai bagian dari inovasi teknologi serta pemberian penghargaan kepada pelanggan setia sebagai bentuk apresiasi nyata.

Lebih jauh, dampak dari strategi keseluruhan juga tercermin pada performa bisnis. Tercatat adanya konversi transaksi di e-commerce, yang meningkat sebesar 30 persen. Hal ini menunjukkan bahwa komunitas tidak lagi berperan sebatas sebagai kanal interaksi, tetapi juga menjadi penggerak nilai bisnis.

“Keunggulan strategi community engagement terletak pada keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan sentuhan manusia. Dalam pelaksanaannya, kami menggabungkan kekuatan data, platform digital, serta kapabilitas tim yang memahami dinamika perilaku komunitas. Kombinasi antara people and technology inilah yang menjadi pembeda TCID dalam membantu brand membangun komunitas yang aktif, sehat, dan berkelanjutan,” tambah Ardi.

transcosmos Indonesia merupakan penyedia layanan customer experience dan bisnis digital yang merupakan anak perusahaan dari transcosmos Inc., perusahaan yang berpusat di Jepang dan berdiri sejak tahun 1966. transcosmos Indonesia menghadirkan layanan terpadu untuk mendukung berbagai aspek bisnis klien, termasuk teknologi CX. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi website transcosmos Indonesia, Instagram transcosmos Indonesia, dan LinkedIn transcosmos Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here