Pemalang, 23 September 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2026, PT Link Net Tbk (“Linknet”, Kode Emiten: LINK) kembali memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui penanaman 13.000 bibit pohon Jati dan tanaman MPTS (Multi Purposes Tree Species) di Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sebanyak 8.000 pohon ditanam di Desa Surajaya, Kabupaten Pemalang dan 5.000 pohon di Desa Gerduren, Kabupaten Banyumas.
Penanaman ini merupakan bagian dari program “New Home-Pass, New Tree”, sebuah inisiatif keberlanjutan Linknet yang telah dijalankan sejak tahun 2025. Melalui program ini, Linknet mengimbangi perluasan jaringan dan home-pass dengan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan di wilayah operasional perusahaan.
Sepanjang tahun 2025 hingga September 2026, Linknet telah menanam sebanyak 50.500 pohon di 11 titik di Indonesia. Pada momentum Hari Tani Nasional, Linknet mendorong para petani hutan dan masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian lahan serta mendukung ketahanan ekonomi berbasis kehutanan masyarakat.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di industri teknologi Indonesia, Linknet terus memperluas jaringan dan infrastruktur digital yang kini menjangkau lebih dari 5 juta home-pass di lebih dari 80 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, Linknet berkomitmen memastikan ekspansi konektivitas digital berjalan beriringan dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Linknet percaya bahwa jejak konektivitas yang kami hadirkan di berbagai wilayah Indonesia harus sejalan dengan jejak hijau yang kami tinggalkan. Penanaman Jati dan MPTS di Pemalang dan Banyumas ini bertepatan dengan Hari Tani Nasional, sekaligus menjadi respons konkret kami terhadap tantangan ketahanan air dan pangan yang dihadapi Pemalang. Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap para petani hutan yang menjaga kelestarian lahan sekaligus penghidupan masyarakat,” ujar Head of Regulatory & Sustainability Linknet, Lidia Elvina.
Pelaksanaan program ini turut didukung oleh kolaborasi berbagai pihak yang memiliki visi yang sama dalam menjaga kelestarian hutan dan lahan Indonesia. Dalam kegiatan penanaman di Pemalang dan Banyumas, Linknet bekerja sama dengan Pertamina Foundation melalui Adi Askara Bumi (AAB), Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VI Jawa Tengah. Di Pemalang melibatkan Kelompok Tani Hutan Sumber Makmur dan Gapoktanhut Hutan Kemasyarakatan Wana Tawang Asri. Sedangkan di Banyumas, ada KPS (Kelompok Perhutanan Sosial) dan LPHD (Lembaga Pengelola Hutan Desa) Wana Mandiri.
Bagi Pertamina Foundation, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu elemen penting dalam menciptakan dampak lingkungan yang berkelanjutan, terutama dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga dan memulihkan ekosistem hutan dan lahan sekaligus memperkuat ketahanan air dan pangan di wilayah rentan.
“Kolaborasi dengan Linknet dan Fakultas Kehutanan UGM melalui program ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong lintas sektor, termasuk dunia akademisi, mampu menghadirkan dampak nyata bagi pemulihan ekosistem hutan sekaligus penguatan kapasitas petani hutan lokal. Kami berharap sinergi seperti ini terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut menjaga kelestarian alam Indonesia,” ujar Direktur Keuangan Pertamina Foundation, Tito Rahman Hidayatullah.
Pohon Jati dan tanaman MPTS dipilih karena memiliki fungsi ekologis penting dalam menjaga kesuburan tanah dan tata air, sekaligus fungsi ekonomi sebagai sumber penghidupan alternatif bagi masyarakat sekitar hutan, sejalan dengan skema agroforestri yang menggabungkan komoditas pangan, ternak, buah, dan kayu dalam satu sistem tanam berkelanjutan. Berkaitan dengan fungsi ekonomi, PT Linknet juga memberikan 10 kambing untuk dikembangkan masyarakat Desa Surajaya, Pemalang.
“Melalui program New Home-Pass, New Tree, Linknet menargetkan penanaman sebanyak 301.000 pohon, termasuk 122.000 mangrove serta ribuan pohon Jati dan MPTS di kawasan hutan kemasyarakatan. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat lingkungan yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan air dan pangan di wilayah rentan, sekaligus tumbuh bersama dengan perluasan konektivitas digital Linknet di Indonesia,” tambah Lidia.
Kepala Desa Gerduren, Bp. Bambang Suharso dan Ketua KPS LPHD Wana Mandiri M.Tohir menyampaikan pentingnya pembangunan jaringan komunikasi yang dibangun tertata rapi demi menjamin kenyamaman dan keamanan masyarakat sekitar dan juga harapan bahwa program ini juga akan menumbuhkan minat bertani dan beternak bagi generasi muda yang mulai menyurut.
Program New Home-Pass, New Tree menjadi bagian dari komitmen Linknet untuk mendorong pertumbuhan infrastruktur digital yang berjalan beriringan dengan keberlanjutan lingkungan. Inisiatif ini juga sejalan dengan arah pembangunan nasional Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, termasuk penguatan ekonomi hijau dan ekonomi biru, serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya memperkuat mata pencaharian masyarakat sekitar hutan (SDGs 1), mengurangi ketimpangan (SDGs 10), memperkuat penyerapan karbon untuk menangani perubahan iklim (SDGs 13), melestarikan keseimbangan ekosistem daratan (SDGs 15), meningkatkan akses pembelajaran dan praktik kehutanan (SDGs 4), dan membangun kemitraan lintas sektor yang inklusif (SDGs 17).



