Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif

0
44

Parepare, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan terminal nonpetikemas, terus memperkuat transformasi digital melalui penerapan sistem pembayaran nontunai di pintu masuk Pelabuhan Nusantara Parepare yang sudah diterapkan sejak Februari lalu.

Implementasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih cepat, transparan, efisien, serta akuntabel, sekaligus mendukung ekosistem logistik nasional berbasis digital.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, menyampaikan bahwa sistem pembayaran nontunai ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperlancar arus kendaraan di area pelabuhan.

“Penerapan sistem nontunai ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung digitalisasi layanan kepelabuhanan. Sistem ini mempercepat proses transaksi, mengurangi antrean, serta meningkatkan akurasi dan transparansi,” ujar Beny.

Dari sisi penyedia sistem, Direktur Penyedia Jasa E-Money, Nurul, menegaskan bahwa digitalisasi pembayaran menutup ruang terjadinya penyimpangan transaksi manual.

“Dengan sistem digital, setiap transaksi tercatat secara akurat sesuai tarif resmi dan menutup celah manipulasi yang berpotensi terjadi pada pembayaran tunai,” ujarnya.

Seiring implementasi di lapangan, sistem nontunai ini juga mendapat respons positif dari pengguna jasa pelabuhan. Mereka menilai layanan menjadi lebih tertib, cepat, dan transparan dibandingkan sistem manual sebelumnya.

Salah satu pengguna jasa pelabuhan, Herul, menyampaikan bahwa penerapan sistem nontunai di pintu masuk pelabuhan ini membuat proses masuk pelabuhan menjadi lebih mudah dan tertib. Ia menilai sistem ini membantu mengurangi potensi praktik tidak resmi dalam transaksi di lapangan.

“Sekarang prosesnya lebih praktis dan jelas karena semuanya sudah pakai sistem. Tidak seperti dulu yang masih manual,” ungkap Herul.

Pengguna jasa lainnya juga menilai sistem ini membuat arus kendaraan lebih lancar karena tidak lagi terjadi antrean panjang akibat transaksi tunai.

“Lebih cepat masuk pelabuhan, antrean juga jauh berkurang,” ujar Rudi, salah satu pengguna jasa pelabuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here