Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Rekonstruksi dan SFO di Ruas Tol Jakarta–Tangerang

0
49

Jakarta, 31 Mei 2026 — Dalam rangka menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) yang merupakan service provider PT Jasa Marga (Persero) Tbk dibidang preservasi jalan tol melaksanakan pekerjaan Rekonstruksi serta pemeliharaan Scraping, Filling, and Overlay (SFO) di Ruas Jalan Tol Jakarta–Tangerang. Pekerjaan pemeliharaan ini dijadwalkan berlangsung selama satu minggu, yaitu pada periode 1–7 Juni 2026, dengan lokasi pekerjaan tersebar pada sejumlah titik di KM 9 hingga KM 21 arah Jakarta maupun Tangerang, termasuk akses Off Ramp Kebon Jeruk.

Sebagai upaya memastikan kualitas perkerasan jalan tetap terjaga sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM), PT JMTM telah menyusun jadwal pekerjaan secara terstruktur dan mengerahkan sumber daya yang terbagi ke dalam beberapa tim spesialis di lapangan. Tim yang diturunkan terdiri atas 3 tim Rekonstruksi, 1 tim SFO, 3–4 tim Patching Hotmix, 2 tim Coldmix, serta 1 tim khusus pengecatan Guardrail.

Pada pekerjaan SFO yang dilaksanakan di Jalur A dan Jalur B, PT JMTM akan melakukan penanganan sepanjang 1.870 meter dengan kebutuhan material hotmix mencapai 1.206 ton. Pekerjaan tersebut tersebar pada 16 titik pekerjaan yang berlokasi di KM 9 hingga KM 21. Sementara itu, pekerjaan rekonstruksi perkerasan akan dilakukan pada Jalur A, Jalur B, dan akses jalan dengan total panjang penanganan mencapai 415 meter yang mencakup penggantian 83 slab beton pada 13 titik pekerjaan di KM 9 hingga KM 21 serta area Off Ramp Kebon Jeruk.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan mitigasi risiko secara ketat. Pelaksanaan pekerjaan ini juga dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi intensif bersama berbagai pemangku kepentingan, antara lain RO 2, Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Area Jakarta–Tangerang dan Dalam Kota, Patroli Jalan Raya (PJR) wilayah Jakarta–Tangerang, Marga Lingkar Jakarta (MLJ), Marga Mandalasakti (MMS), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terkait, serta Polres Metro Jakarta Barat. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional, pengamanan lalu lintas, serta percepatan penyelesaian pekerjaan di lapangan.

Terkait pengaturan lalu lintas selama masa pekerjaan, PT JMTM mengoptimalkan pemanfaatan bahu jalan sebagai jalur pengalihan arus kendaraan. Selain itu, guna mengantisipasi kepadatan pada jam-jam sibuk, telah disiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa contraflow yang akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi lalu lintas di Ruas Tol Jakarta–Tangerang. Pengamanan area kerja juga dilakukan melalui pemasangan rambu-rambu sesuai standar, traffic cone, warning light, serta penempatan personel K3 dan flagman di setiap titik pekerjaan.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa kegiatan pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

“Pemeliharaan jalan tol secara berkala merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal. Kami telah menyiapkan berbagai strategi mitigasi untuk meminimalkan dampak terhadap lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Kami juga mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan ini. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas di sekitar area pekerjaan,” ujar Suchandra P. Hutabarat.

Melalui kegiatan pemeliharaan rutin ini, PT JMTM berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan tol, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, serta menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here